Arsip untuk Maret, 2010

h1

Renovasi rumah janda tua (hari ke dua)

Maret 31, 2010

         Beberapa waktu lalu kita kesampaian untuk melakukan renovasi rumah pertama kita. Rumah yang akan direnovasi adalah rumah bu Kenanga seorang janda tua yang sebatang kara. Sebenarnya bukan renovasi tapi membangun rumah baru, karena rumah yang lama akan digusur. Dan tidak bisa juga disebut rumah karena cuma seluas 4×2.5m. Meski kecil tapi cukuplah untuk tempat tinggal bu Kenanga seorang diri. Inipun berkat tetangganya yang berbaik hati mau meminjamkan tanahnya untuk dibangun sebagai tempat tinggal bu Kenanga.

             Dua hari yang lalu pondasi mulai dikerjakan, rangka pintu juga sudah dipasang. Nah, disini mulai ada perdebatan tentang jendela. Bu dokter dan pak ketua dari tim kita ingin kalo rumah ini pakai jendela tetapi kurang memungkinkan untuk dipasang jendela karena lokasinya. Selatan ada kuburan, barat ada kamar mandi, timur ada gang kecil, utara ada rumah induk. Setelah mereka berunding di lokasi akhirnya disepakati tidak pakai jendela tapi pakai angin angin yang banyak. Lagian bu Kenanga juga menderita asma jadi tidak tahan udara dingin. Sekian dulu untuk kabar dari bu Kenanga.

            Sekarang kita berpindah ke bu Lin yang merupakan tetangga dari b.Kenanga. Dia hidup berdua dengan ayahnya yang renta dan sakit sakitan. Rumah b.Lin cukup unik karena berdiri di celah antara rumah tetangga. Celah atau gang kecil selebar krg lebih 2m tapi memanjang ke belakang berbentuk huruf L. Jadi kanan kiri merupakan tembok tetangga dan diberi atap genting miring yang bersandar ke tetangga. Untungnya tetangganya masih ada hubungan keluarga dan tanah yang ditempati b.Lin merupakan hak milik b.Lin. Jadi ketika pemerintah ada bantuan pembangunan rumah layak huni maka dia dapat bantuan sebesar rp2jt. Dana sebesar itu cuma cukup untuk separoh rumah saja sehingga sisanya akan kita lanjutkan. Karena sebenarnya b.Lin masuk dalam daftar kita juga.  

        Ok, guys sekian dulu diarinya…

h1

Renovasi rumah janda tua hari pertama

Maret 25, 2010

             Ok guys, finally we make over a house. after waiting a month. Cerita awalnya begini, kita bikin aksi sosial dengan membantu renovasi rumah seorang  janda tua dan miskin. Sebenarnya sebulan lalu sudah bisa dimulai tapi karena si pemilik tanah tidak setuju maka calon pertama ini gagal. Kemudian ganti ke calon ke dua yaitu bu Kenanga. Bu Kenanga ini seorang janda tua miskin yang tidak mempunyai sanak saudara. Hidupnya tergantung belas kasihan dari  para tetangganya. Nah, selama ini bu Kenanga tinggal di sepotong tanah milik tetangganya, dengan ukuran sekitar 2x2m. Sekarang ini tetangga yang ditumpangi oleh ibu tua ini akan merenovasi rumahnya sehingga bu Kenanga akan tergusur. Untungnya ada tetangga yang berhati mulia juga dengan meminjami tanah untuk dibuat rumah bu Kenanga. Tanah ini sebenarnya lokasi kamar mandi dan tempat cuci piring dan baju tetapi ada tempat kosong seluas 4×2.5 m yang bisa digunakan untuk rumah bu Kenanga yang baru.

            Setelah kita mendapat lokasi maka kemudian kita cari tukang bangunan. Bertemulah kita dengan pak Wito sang tukang, diambillah sistem borongan. Setelah tawar menawar disetujui harga rp 3.7500.000. Wah leganya setelah tahap pertama ini beres maka dimulailah tahap ke dua yaitu pembuatan pondasi. Besok akan dimulai..see you tomorrow

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.